3 asas Raffles jaman pendudukan Inggris di Indonesia

Serangan yang dilakukan oleh Napoleon Bonaparte kepada Belanda berdampak sampai ke Indonesia. Raja Belanda, Willem V, berhasil lolos dari kepungan pasukan Prancis dan melarikan diri ke Inggris. Dari pengasingan, dia memerintahkan agar para pejabat Belanda di Indonesia menyerahkan wilayahnya kepada Inggris agar tidak jatuh ke tangan Prancis.

Inggris Menguasai Indonesia 5 Tahun

Zaman pendudukan Inggris di Indonesia berlangsung selama 5 tahun, yaitu pada tahun 1811-1816. Asas-asas pemerintahan Inggris ditentukan oleh Thomas Stamford Raffles. Kebijakan yang ditempuhnya sangat dipengaruhi oleh pengalaman Inggris di India. Raffles ingin menciptakan suatu sistem ekonomi yang bebas dari segala unsur paksaan, yang senantiasa dibebankan pada rakyat, khususnya para petani.

Foto Thomas Stamford Raffles
Thomas Stamford Raffles

Kebijakan Raffles

Dalam usahanya untuk menegakkan suatu kebijaksanaan kolonial yang baru, Raffles berpatokan pada 3 asas tersebut, yaitu :
  1. Segala bentuk dan jenis penyerahan wajib ataupun pekerjaan rodi dihapuskan.
  2. Para bupati dijadikan bagian integral pemerintahan kolonial.
  3. Berdasarkan anggapan bahwa pemerintah kolonial adalah pemilik tanah, para petani yang menggarap tanah dianggap sebagai penyewa tanah.
Sistem sewa tanah ini dikenal dengan nama landelijk stelsel, diharapkan dapat memberikan kebebasan kepada para petani dan merangsang mereka untuk menanam tanaman keras seperti tebu dan kopi. Hasil tanaman tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan negara.
Pelaksanaan sistem sewa tanah tidak meliputi seluruh Pulau Jawa. Sistem sewa tanah tidak diberlakukan di daerah-daerah sekitar Batavia dan Parahyangan. Hal itu disebabkan karena di sekitar daerah Batavia pada umumnya adalah milik swasta, sedangkan Parahyangan merupakan daerah wajib tanam kopi yang memberi keuntungan yang besar kepada pemerintah kolonial. Oleh karena itu, daerah Parahyangan hanya mengenal sistem tradisional dan feodal sampai tahun 1870.

Baca juga: 7 Ketentuan pokok tanam paksa

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com

Artikel Terkait
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Awal Mula Indonesia Merdeka

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Awal Mula Indonesia Merdeka

Sistem Kepercayaan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Spiritual yang Masih Bertahan

Sistem Kepercayaan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Spiritual yang Masih Bertahan

Sastra dan Bahasa pada Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Sastra dan Bahasa pada Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Keindahan Arsitektur dan Seni Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Megah yang Abadi

Keindahan Arsitektur dan Seni Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Megah yang Abadi

Sistem Pemerintahan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Struktur, Pengaruh, dan Warisannya

Sistem Pemerintahan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Struktur, Pengaruh, dan Warisannya

7 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Sejarah, Warisan, dan Pengaruhnya

7 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Sejarah, Warisan, dan Pengaruhnya

Artikel Populer
Daftar 38 Provinsi di Indonesia Beserta Ibukotanya Terbaru
Kalender Jawa Desember 2025: Weton, Pasaran, dan Hari Baik
Zaman Penjajahan di Indonesia: Sejarah, Dampak, dan Perjuangan Menuju Kemerdekaan
Kerajaan Kutai: Sejarah, Kejayaan, dan Peninggalannya (Abad ke-4 M)
Kerajaan Majapahit (Abad ke-13 M – 15 M): Sejarah, Kejayaan, dan Peninggalannya