Pembentukan angkatan perang setelah kemerdekaan Indonesia

Pembentukan angkatan perang setelah kemerdekaan Indonesia
Kemerdekaan Indonesia bukan semata-mata hadiah dari Jepang. Namun, kemerdekaan bangsa ini merupakan kehendak Tuhan dan hasil perjuangan keras bangsa Indonesia. Oleh karena itu, bangsa Indonesia harus menjaga dan bertanggung jawab atas keselamatan negara yang telah merdeka ini.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, untuk keperluan keamanan dan mempertahankan negara, pemerintah RI mula-mula membentuk organisasi  Badan Kemanan Rakyat atau BKR. Anggotanya para pemuda yang pada umumnya bekas prajurit Peta.
BKR sebenarnya bukan resmi sebagai wadah angkatan bersenjata. Padahal, negara terancam perang. Hal ini disadari pemerintah. Oleh karena itu, pada tanggal 5 Oktober 1945, dibentuklah Tentara Keamanan Rakyat (TKR).
Tanggal 18 Desember 1945 Presiden melantik Kolonel Sudirman sebagai Panglima Besar TKR, dengan pangkat Letnan Jenderal. Dan pada waktu itu, Letnan Jenderal Urip Sumoharjo sebagai Kepala Staf TKR. Markas Besar TKR terletak di Yogyakarta.
Tahun 1946 TKR mengalami perubahan nama dari Tentara Keamanan Rakyat diubah menjadi TKR yang bermakna Tentara Keselamatan Rakyat. Kemudian tidak lama TKR diganti dengan Tentara Republik Indonesia (TRI), Kemudian, pada tahun 1947 TRI diganti dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Nama inilah yang dipakai sampai sekarang. TNI secara resmi menjadi satu-satunya wadah angkatan bersenjata. Disamping perkembangan TNI, pada tanggal 29 September 1945 telah diresmikan berdirinya Kepolisian Negara.
Tanggal 5 Oktober 1945 merupakan permulaan tumbuhnya angkatan bersenjata. Itulah sebabnya maka setiap tanggal 5 Oktober diperingati sebagai hari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).
Sebagai unsur kekuatan ABRI itu terdiri dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara dan Angkatan Kepolisian.

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com

Artikel Terkait
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Awal Mula Indonesia Merdeka

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Awal Mula Indonesia Merdeka

Sistem Kepercayaan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Spiritual yang Masih Bertahan

Sistem Kepercayaan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Spiritual yang Masih Bertahan

Sastra dan Bahasa pada Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Sastra dan Bahasa pada Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Keindahan Arsitektur dan Seni Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Megah yang Abadi

Keindahan Arsitektur dan Seni Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Megah yang Abadi

Sistem Pemerintahan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Struktur, Pengaruh, dan Warisannya

Sistem Pemerintahan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Struktur, Pengaruh, dan Warisannya

7 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Sejarah, Warisan, dan Pengaruhnya

7 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Sejarah, Warisan, dan Pengaruhnya

Artikel Populer
Daftar 38 Provinsi di Indonesia Beserta Ibukotanya Terbaru
Kalender Jawa Desember 2025: Weton, Pasaran, dan Hari Baik
Zaman Penjajahan di Indonesia: Sejarah, Dampak, dan Perjuangan Menuju Kemerdekaan
Kerajaan Kutai: Sejarah, Kejayaan, dan Peninggalannya (Abad ke-4 M)
Kerajaan Majapahit (Abad ke-13 M – 15 M): Sejarah, Kejayaan, dan Peninggalannya