Prabu Jayabaya menulis ramalan Pulau Jawa sejak ditanami yang kedua hingga kiamat, dengan waktu lamanya 2.100 tahun matahari. Ramalan yang kemudian disebut Tri-takali. Dalam rentang waktu tersebut, Jayabaya membagi pulau Jawa dalam tiga zaman, yakni :
Nah, dari tiga zaman tersebut, masing-masing dibagi menjadi Saptama-kala, artinya zaman kecil-kecil. Setiap zaman rata-rata berumur 100 tahun Matahari atau 103 tahun bulan. Dari tiga zaman yang diramalakan Jayabaya tersebut, jika dikontekskan dengan kondisi Indonesia era prakemerdekaan sampai sekarang, maka Indonesia menurut ramalan Jayabaya tersebut terdiri dari tujuh tahapan.
Baca juga: Zaman Kalasumbaga dan zaman Kalasutra