Letak astronomis : di antara 1 derajat 15′ LU – 1 derajat 35′ LU dan antara 103 derajat 40′ BT – 104 derajat BT.
Negara Singapura merupakan negara yang memiliki batas-batas sebagai berikut :
Luas wilayah Singapura adalah 618 km persegi.
Singapura memiliki iklim tropis yang panas dan basah dengan rata-rata temperatur udara tahunan 25 derajat C – 26 derajat C. Hujan paling banyak dibulan Desember dan paling rendah dibulan Agustus.
Singapura merupakan negara yang berbentuk kepulauan dengan pulau utamanya yang paling besar adalah Pulau Singapura yang dikelilingi oleh pulau-pulau lainnya, seperti pulau Ubin, Pulau Seragon, Pulau Merliman, Pulau Anyer Merbau, Pulau Seraya dan Pulau Sentosa.
Sebagian besar wilayah Singapura adalah dataran pantai dan dataran rendah dengan bagian tengah terdapat perbukitan seperti Bukit Mandai, Bukit Lanjang, Bukit Timah dan Bukit Kalang. Di tengah perbukitan terdapat tiga wadul penampungan air hujan, yaitu waduk Pierce, waduk Selatan, dan waduk Mantchie. Sungai-sungai yang mengalir di Singapura misalnya Sungai Kallang, Sungai Serangoon dan Sungai Kranji.
Singapura adalah negara yang terletak di Asia Tenggara dan juga sebagai anggota ASEAN, dengan luas wilayah kurang lebih 618 km persegi, beribukota di Singapura, bentuk pemerintahan Republik, hari kemerdekaan 9 Agustus, kepala negara Presiden, kepala pemerintahan Perdana Menteri, lagu kebangsaan “Majulah Singapura“, bahasa yang digunakan: Melayu, Cina, Inggris dan Tamil, Agama: Islam, Konghucu, Budha, Hindu dan Kristen, mata uang Dolar Singapura (S$), Bandar udara internasional “Changi”, perusahaan penerbangan “Singapura Airlines (SIA).
2. Sebagai pelabuhan transito. Beberapa jenis barang ekspor dari negara-negara sekitarnya yang hendak di kirim ke pasaran Eropa atau Amerika, diangkat ke Singapura, kemudian dipindah kapalkan ke kapal-kapal tujuan. Sebaliknya juga berlaku untuk barang-barang yang berasal dari Eropa, Amerika dan Jepang, dikumpulkan di pelabuhan Singapura. Dari pelabuhan inilah kemudian barang-barang didistribusikan ke negara-negara sekitarnya yang membutuhkan. Dengan kata lain, ekspor dari negara-negara Eropa, Amerika dan Jepang tidak langsung di masukkan ke negara-negara yang memerlukan, tetapi di kirim melalui pelabuhan Singapura.
Penduduk negara ini terdiri atas beberapa bangsa, yaitu: China (76,8%), Melayu (14,6%), India, Pakistan, Sri Lanka dan Bangladesh (keseluruhan hanya 6,4%) dan bangsa-bangsa lainnya (2,2%). Karena jumlah penduduk yang banyak dibanding luasnya tanah, sehingga menimbulkan masalah kesempatan kerja dan perumahan.
Produksi pertanian, terutama bahan-bahan pangan, diimpor dari negara-negara tetangga, seperti Indonesia, Malaysia, dan Muangthai. Industri terpusat di daerah Jurong, terutama industri besi dan baja, semen, pembuatan kapal. Industri ringan menghasilkan barang-barang elektronika, makanan, minuman, kimia, tekstil dan sebagainya. Di samping industri, Singapura maju dalam bidang perdagangan. Pertumbuhan ekonominya cukup tinggi, yaitu rata-rata 10% pertahun.
Sebaliknya Indonesia mengimpor pipa besi dan baja, kapal dan perahu, hasil-hasil penyulingan minyak bumi, bahan kimia dari Singapura. Ekspor Indonesia ke berbagai negara lainnya sebagian juga dilakukan melalui pelabuhan Singapura. Pada tahun 1987, nilai ekspor Indonesia ke Singapura sebesar US$ 1.327,6 juta, sedangkan nilai impor Indonesia dari Singapura adalah US$ 1.139 juta.
Baca juga: Peta Negara Singapura