Tempat Wisata

Wisata Sejarah Pamuksan Sri Aji Joyoboyo Kediri

Sejarah singkat pamuksan Sang Prabu Sri Aji Joyoboyo, Tempat muksa atau pamuksan Sang Prabu Sri Aji Joyoboyo Raja Kerajaan Kediri yang memerintah pada tahun 1135 -1157. Terdapat di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur (sekitar 12 km ke arah utara dari pusat kota Kediri). Mungkin anda bertanya-tanya, apa itu pamuksan? Pamuksan berasal dari […]

Wisata sejarah Goa Selo Mangleng Kediri

Goa Selo Mangleng merupakan sebuah Goa Wisata sejarah yang terletak di Kabupaten Kediri. Selo Mangleng berasal dari kata Selo yang berarti batu dan Mangleng berarti menggantung. Jadi, Selomangleng bisa diartikan sebagai batu yang menggantung. Goa ini dahulu pernah digunakan Dewi Kili Suci sebagai tempat pertapaan. Siapakah Dewi Kili Suci? Dewi Kili Suci adalah Putri Mahkota […]

Bekas Kraton Mataram di Pleret Yogyakarta

Keraton Mataram di Pleret bentuknya mirp dengan Keraton Kasultanan Yogyakarta Hadiningrat. Berbeda dengan petilasan Kraton Mataram di Kota Gede yang masih bisa dilacak keberadaannya. Namun Keraton Mataram di Pleret agak sulit di lacak keberadaannya. Kraton Mataram di Pleret pada jaman Sunan Amangkurat I sekitar tahun 1646-1647 itu ditinggalkan karena ada ketika masa Trunojoyo merangsek peperangan […]

Pengembangan obyek wisata Sangeh

Seperti telah saya kupas sebelumnya pada artikel Sejarah Pura Bukit Sari Sangeh di Bali, secara keseluruhan obyek wisata Sangeh memang menarik. Tetapi alangkah baiknya tergali juga potensi lain dari Sangeh yang juga menarik minat wisatawan baik lokal maupun manca negara. Hingga wisatawan yang datang tidak hanya datang tidak hanya datang saja, melihat-lihat, menawar-nawar souvenir lalu pulang. […]

Sejarah Pura Bukit Sari Sangeh di Bali

Pura Bukit Sari Sangeh terletak di tengah-tengah hutan pala di pulau Dewata Bali. Luasnya sekitar 10 hektar, dihuni  ribuan kera yang dikeramatkan. Demikian pula hutan pala. Hutan ini dianggap suci oleh masyarakat setempat dan terlarang untuk ditebang walaupun hanya satu pohon. Selain Pura Bukit Sari Sangeh, ada lagi pura lain yang letaknya di tepi hutan ini. […]

Souvenir Kraton Yogyakarta untuk wisatawan

Bagi anda yang berkunjung ke Kraton Yogyakarta dan ingin membawa buah tangan dari sana, disediakan aneka souvenir yang dapat dibeli pengunjung. Foto-foto keluarga kraton berukuran postcard, wayang golek beruikuran mini, gantungan kunci, buku-buku tentang keraton Yogyakarta dan aneka buah tangan lainnya. Atau bisa juga pengunjung mendapatkan oleh-oleh dengan membeli di luar kompleks kraton, atau tepatnya […]

Relief perjuangan Sri Sultan Hamengku Buwono IX

Tak jauh dari Bangsal Pacikeran atau bangsal yang biasa dipergunakan abdi dalem Singonegoro dan Mertolutut (sebutan bagi abdi dalem algojo kraton) terdapat relief perjuangan Sri Sultan Hamengku Buwono IX. Relief perjuangan tersebut terbagi menjadi 2 jaman perjuangan yang dilakukan oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX, yaitu : jaman Belanda dan Jaman Jepang. Relief perjuangan jaman […]

Kraton Yogyakarta wisata sejarah masa lampau

Sebagai tempat yang banyak menyimpan catatan sejarah dan kebudayaan Jawa, Kraton Yogyakarta banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Bentuk bangunan yang penuh dengan arti-arti khusus dan pohon-pohon sebagai simbol kepercayaan banyak menarik wisatawan untuk melihatnya. Kraton Yogyakarta memang memiliki luas sekitar 14.000 meter persegi. Di sana pengunjung banyak disodori bangunan-bangunan, halaman di lapangan yang terdapat di […]

Sejarah Awal Di Temukannnya Ombak Bono Kampar

Sejarah Awal Berdiri Ombak Bono Kampar – BONO atau Gelombang Bono adalah fenomena alam yang biasa terjadi karena disebabkan pertemuan arus pasang air laut dengan arus sungai dari hulu menuju hilir. Peristiwa alam yang terbilang khas dan menarik. Wisatawan dapat menyaksikannya pada saat gelombang pasang tiba. Gelombang pasang biasanya terjadi setiap tanggal 10 ”20 dalam […]

Sejarah Adanya Batik Di Indonesia

Sejarah Adanya Batik Di Indonesia – Kata “batik” berasal dari bahasa Jawa, yang merupakan penggabungan dari “amba” yang berarti “menulis”, dan “titik” yang berarti “titik”. Batik di Indonesia, mulai dikenal sejak abad XVII, ditulis dan dilukis di daun lontar. Saat itu motif batik kebanyakan masih berupa binatang ataupun tumbuhan. Namun seiring berkembangnya jaman, corak lukis […]

Lihat Postingan Lainnya