Sejarah Indonesia

Menyajikan informasi mendalam tentang perjalanan sejarah Indonesia, mulai dari era kerajaan nusantara, kolonialisme, pergerakan nasional, hingga kemerdekaan dan perkembangan modern. Website ini berisi artikel, kronologi peristiwa, tokoh bersejarah, serta analisis mendalam tentang berbagai aspek sejarah yang membentuk identitas bangsa Indonesia.

Kelompok kepentingan dalam komunikasi politik

Pada lingkungan politik praktis, kelompok-kelompok kepentingan dapat dibedakan berdasarkan struktur dan sistem organisasi, gaya politik, sumber pembiayaan pembiayaan, dan basis dukungan, serta dapat pula diorganisasikan berdasarkan keanggotaan kesukuan, ras, etnis, agama, maupun isu-isu kebijakan pemerintah yang sudah dan sedang berkuasa. Adapun jenis-jenis kelompok kepentingan yang terjadi dalam komunikasi politik, antara lain sebagai berikut : Kelompok […]

Penggolongan partai dalam negara modern

Mac Iver mengutarakan penggolongan partai dalam negara modern antara lain sebagai berikut : Golongan ekstrim kiri (Partai Komunis Sosialis) Asasnya pemilihan publik atau umum terhadap alat-alat produksi dengan penghapusan pajak, kepentingan, dan keuntungan privat. Sikapnya antiimperialis dan pasifis, keinsafan akan kelas-kelas masyarakat. Golongan kiri (Partai Radikal Liberal) Asasnya penguasaan publik atau umum secara penuh atau […]

Klasifikasi partai politik negara di dunia

Meurice Duverger dalam bukunya “Political Parties” mengklasifikasikan partai politik menjadi sistem partai tunggal (only party system), sistem dwipartai (two party system), dan sistem banyak partai (multiparty system), sebagai berikut : Sistem Satu Partai/Partai Tunggal Negara yang menggunakan sistem satu partai, pada pelaksanaannya ternyata bukan karena segenap lapisan masyarakat tidak mempunyai cita-cita politik lain selain yang […]

Fungsi dan tujuan partai politik

4 Fungsi partai politik Dalam negara demokrasi, partai politik menyelenggarakan beberapa fungsi yang bertujuan mendukung kemantapan dan kestabilan politik nasional, seperti berikut : Sarana komunikasi, yaitu partai politik digunakan untuk menyalurkan aspirasi masyarakat. Kebebasan berpendapat diatur dan dijamin oleh undang-undang. Penyampaian aspirasi atau pendapat bisa dilakukan dengan lisan maupun tulisan. Sarana sosialisasi politik, yaitu partai politik […]

Pengertian partai politik menurut 3 ahli

Partai politik adalah organisasi yang dibentuk oleh sekelompok orang atau warga negara secara sukarela atas dasar persamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan kepentingan anggota, masyarakat, bangsa dan negara. Berikut definisi yang berkaitan dengan partai politik menurut 3 ahli : Menurut Carl J. Friedich Ia berpendapat bahwa partai politik adalah sekelompok manusia yang terorganisasi secara stabil […]

4 ciri budaya politik

4 ciri budaya politik – Budaya politik dalam suatu masyarakat tidaklah lahir dengan sendirinya. Orientasi pendidikan politik yang melahirkan kesadaran dan partisipasi politik tertentu ikut mewarnai budaya politik yang lahir dengan membawa ciri-ciri tersendiri. Oleh sebab itu, suatu saat nanti rangkaian budaya politik yang terdapat di dalam masyarakat sangat mungkin mengalami perubahan dan perkembangan ke […]

Pengertian budaya politik menurut 6 ahli

Pola tingkah laku individu dan orientasinya terhadap kehidupan politik dalam suatu sistem politik merupakan pengertian budaya politik. Politik tidak terlepas dengan budaya politik, karena adanya kemajemukan dalam masyarakat dan perkembangan ke arah yang lebih stabil. Budaya yang dimaksudkan adalah pola tingkah laku individu beserta orientasinya terhadap kehidupan politik yang diberikan oleh anggota-anggotanya dari suatu sistem politik. […]

Pengertian politik menurut etimologi dan 5 ilmuwan

Kata politik secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “Politeia”, yang akar katanya adalah polis dan teia. Kata polis ini memiliki arti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, yaitu negara. Adapun kata teia memiliki arti urusan. Maka, kata politik bisa diartikan sebagai urusan kehidupan negara. Dalam bahasa Indonesia, politics mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa. […]

Gerakan Tiga A dan Putera masa Jepang

Pada awal pendudukannya, Jepang menyebarkan propaganda yang menarik. Sebagai contoh adalah mengizinkan bendera Merah Putih dikibarkan di samping bendera Jepang, melarang penggunaan bahasa Belanda, mengizinkan penggunaan Bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari, dan mengizinkan lagu Indonesia Raya. Kebijakan itu tidak berlangsung lama. Jenderal Immamura mengubah semua kebijakan tersebut. Kegiatan politik dilarang dan semua organisasi yang ada […]

Pembentukan Jawa Hokokai oleh Jepang

Pada tahun 1944 Panglima Tentara Keenam Belas, Jenderal Kumaikici Harada menyatakan berdirinya organisasi Jawa Hokokai (Himpunan Kebaktian Jawa), yaitu organisasi pusat (sentral) yang anggotanya terdiri dari bermacam-macam Hokokai (Himpunan Kebaktian), sesuai dengan bidang profesinya. Organisasi tersebut didirikan oleh pemerintah pendudukan Jepang setelah mendengar pendapat Empat Serangkai. Alasan pemerintah Jepang membentuk badan baru tersebut adalah karena […]

Lihat Postingan Lainnya