Sejarah Indonesia

Menyajikan informasi mendalam tentang perjalanan sejarah Indonesia, mulai dari era kerajaan nusantara, kolonialisme, pergerakan nasional, hingga kemerdekaan dan perkembangan modern. Website ini berisi artikel, kronologi peristiwa, tokoh bersejarah, serta analisis mendalam tentang berbagai aspek sejarah yang membentuk identitas bangsa Indonesia.

Tokoh nasionalis zaman pendudukan Jepang

Pada masa Pendudukan Jepang, banyak tokoh nasionalis yang bersikap kooperatif dengan pihak Jepang. Kerja sama ini didahului dengan tindakan pemerintah militer Jepang yang secara berangsur-angsur membebaskan pemimpin nasionalis Indonesia yang sebelumnya telah ditahan oleh pemerintah Hindia Belanda. Nama Tokoh Nasionalis Kooperatif Para tokoh nasionalis yang bersikap kooperatif dengan Jepang, Di bawah ini tokoh-tokoh nasionalis dan […]

Perkembangan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia tidak terlepas dari peran dan kebijakan pemerintah. Pada tanggal 8 Maret 1956 pemerintah membentuk Majelis Ilmu Pengetahuan Indonesia (MIPI). Kemudian pada tanggal 6 Maret 1962 dibentuk Departemen Urusan Riset Nasional (Durenas). Durenas Berganti Nama Pada tahun 1963 Durenas berganti nama menjadi Departemen Riset Nasional (DRN). DRN bertugas merumuskan, […]

Lembaga pendidikan warisan Belanda

Di Indonesia, ilmu pengetahuan dan teknologi mulai berkembang sejak masa kolonial Belanda. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada masa kolonial Belanda ini ditandai dengan berdirinya perusahaan swasta asing, misi keagamaan, dan pendidikan Barat. Semuanya itu merupakan bagian dari eksploitasi ekonomi. Bangsa Barat Mengenalkan Teknologi Modern Teknologi modern Barat memperkenalkan teknologinya yang pertama dengan melalui pabrik […]

Dekrit Presiden Gusdur yang Kontroversial

Seperti telah dibahas pada artikel sejarah Masa pemerintahan K.H. Abdurrahman Wahid, bahwa beliau yang akrab dipanggil Gusdur terpilih sebagai Presiden RI yang ke-4 melalui Sidang Umum MPR tanggal 20 Oktober 1999 dengan masa bakti tahun 1999 – 2004. Dalam menjalankan pemerintahannya K.H. Abdurrahman Wahid didampingi oleh Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri. Gusdur adalah seorang santri tradisional yang […]

4 Agenda Sidang istimewa MPR tanggal 1-21 Oktober 1999

Pemilu pertama setelah reformasi bergulir diselenggarakan pada tanggal 7 Juni 1999. Pemilu ini dianggap paling demokratis jika dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Pemilu tersebut diselenggarakan dengan prinsip luber (langsung, umum, bebas, dan rahasia) dan jurdil (jujur dan adil). Habibie Mencabut undang-undang pemilu masa Orde Baru Dalam rangka persiapan pemilu tersebut, Presiden B.J. Habibie mencabut undang-undang pemilu […]

8 kesepakatan Tokoh Reformasi di Ciganjur

Setelah Sidang Istimewa MPR 1998 menghasilkan 12 ketetapan, sementara itu dengan diprakarsai oleh para mahasiswa yang bergabung dalam Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Jakarta (FKSMJ), ITB Bandung, dan Universitas Siliwangi, dan empat tokoh reformasi. 4 tokoh tersebut adalah : K.H. Abdurrahman Wahid, Amien Rais, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Megawati Sukarnoputri. Hasil Kesepakatan Tokoh Ciganjur Pada […]

12 ketetapan Sidang Istimewa MPR 1998

Dengan tekanan massa yang terus-menerus di luar gedung MPR, seperti telah dikutip pada artikel Sidang Istimewa 10-13 November 1998, maka pada tanggal 13 November 1998 Sidang Umum MPR 1998 ditutup. Dalam Sidang Istimewa MPR tersebut terdapat perombakan besar-besaran terhadap sistem hukum dan perundang-undangan. Suasana Sidang Istimewa MPR 1998 Isi ketetapan Sidang Istimewa MPR 1998 Sidang istimewa […]

Sidang Istimewa 10-13 November 1998

Pemerintahan B.J. Habibie pernah melakukan reformasi dalam bidang hukum dan perundang-undangan. Target reformasi hukum, yakni substansi hukum, aparatur penegak hukum yang bersih dan berwibawa, serta institusi peradilan yang indipenden. Dalam reformasi hukum khususnya substansi hukum diharapkan melahirkan aturan hukum yang berwatak reformis menjamin hak-hak asasi masyarakat, demokratis, berdimensi keadilan, dan melindungi kepentingan publik. Antisipasi Habibie […]

Munculnya Dwifungsi ABRI

Pada awalnya, munculnya dwifungsi ABRI merupakan konsep yang diajukan oleh Jenderal A.H. Nasution pada tanggal 11 November 1958. A.H. Nasution dalam pidatonya berjudul “Jalan Tengah” menyatakan bahwa tentara juga merupakan kekuatan sosial politik yang berperan di dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Pada masa Orde Reformasi, posisi militer tidak mendapatkan tempat yang cukup baik. Adanya peristiwa penembakan […]

5 bidang kerja utama Kabinet Reformasi Pembangunan

Pada tanggal 22 Mei 1998 sesuai dengan Keputusan Presiden No. 122/M Tahun 1998, Presiden B.J. Habibie membentuk susunan kabinet baru yang dinamakan Kabinet Reformasi Pembangunan. Fokus dari susunan Kabinet Reformasi Pembangunan adalah terletak pada pemulihan ekonomi Indonesia yang hancur akibat krisis yang terjadi di Asia. Isi 5 bidang kerja utama Kabinet Reformasi Pembangunan Kabinet Reformasi […]

Lihat Postingan Lainnya