Prasejarah

Teknik cetakan Bivalve dan A Cire Perdue

Prasejarah. Dalam kehidupan menetap, manusia sudah dapat menghasilkan sendiri kebutuhan-kebutuhan hidup walau tidak seluruhnya. Dalam kehidupan menetap, pola pikir manusia terus berkembang dan semakin maju. Manusia mulai berfikir untuk melengkapi kebutuhan kehidupannya. Pada waktu itu, manusia telah mengenal teknologi walaupun teknologi tersebut hanya terbatas pada upaya untuk memenuhi peralatan-peralatan sederhana yang dibutuhkan dalam aktivitas kehidupannya. Pengenalan […]

Kehidupan masa bercocok tanam dan hidup menetap

Prasejarah. Kehidupan masyarakat pada masa bercocok tanam mengalami peningkatan cukup pesat. Masyarakat pra aksara pada saat itu telah memiliki tempat tinggal yang tetap. Mereka memilih tempat tinggal pada suatu tempat tertentu. Hal ini dimaksudkan agar hubungan antara manusia di dalam kelompok masyarakatnya semakin erat. Eratnya hubungan antarmanusia tidak dapat hidup sendiri tanpa anggota masyarakat yang lain. […]

Sejarah masa berburu dan meramu tingkat lanjut

Prasejarah. Masa berburu dan meramu tingkat lanjut berlangsung setelah zaman pleistosen. Corak kehidupan masyarakat berburu dan meramu tingkat lanjut terpengaruh pada masa sebelumnya. Kehidupan mereka masih bergantung pada alam. Mereka hidup dengan cara berburu binatang di dalam hutan, menangkap ikan, dan dengan mengumpulkan makanan seperti umbi-umbian, buah-buahan, biji-bijian, dan daun-daunan. Alat-alat kehidupan yang digunakan pada masa […]

Penggunaan api pada masyarakat berburu dan meramu

Prasejarah. Penggunaan api pada masa masyarakat berburu dan meramu tingkat awal dapat diketahui dengan cara membandingkan pada situs penggalian Homo erectus di Cina. Dari perbandingan tersebut dapat disimpulkan bahwa Homo erectus di Indonesia sudah mengenal dan menggunakan api. Api digunakan masyarakat prasejarah untuk memasak makanan, mengusir binatang buas, menghangatkan tubuh di malam hari, penerangan di dalam […]

Kehidupan dan kegiatan berburu dan meramu tingkat awal

Prasejarah. Sejarah perkembangan kehidupan manusia hingga saat ini telah melalui proses yang sangat panjang. Untuk menuju manusia modern, ternyata manusia praaksara harus mengalami perubahan demi perubahan, dari masa ke masa dan dari suatu ras ke ras berikutnya. Masyarakat Indonesia semula merupakan masyarakat berburu dan pengumpul makanan, kemudian berkembang menjadi masyarakat yang hidup menetap dan bercocok tanam. […]

Peninggalan barang antik bersejarah zaman logam

Prasejarah. Pada zaman ini disebut zaman logam karena masyarakat pendukungnya sudah mampu mengolah, melebur, dan membuat alat-alat dari logam. Kepandaian ini diperoleh setelah mereka menerima pengaruh dari kebudayaan Dongsong (Vietnam). Walaupun alat-alat dari logam pada zaman ini banyak dibuat dan dipakai manusia, alat-alat batu dan gerabah masih tetap ada dan dipergunakan untuk keperluan sehari-hari. Hasil kebudayaan […]

Peninggalan zaman Batu Besar (Megalitikum/Megalitik)

Prasejarah. Megalitikum merupakan kebudayaan yang menghasilkan bangunan-bangunan monumental yang terbuat dari batu-batu besar. Bangunan megalitikum ini dipergunakan sebagai sarana untuk menghormati dan pemujaan terhadap roh-roh nenek moyang. Kebudayaan megalitikum muncul pada zaman neolitikum dan berkembang luas pada zaman logam. Peninggalan megalitikum hampir menyebar di seluruh wilayah nusantara, bahkan sampai sekarang pun masih ditemukan tradisi megalitikum seperti […]

Kehidupan sosial budaya dan kepercayaan zaman batu muda

Kehidupan sosial budaya Prasejarah. Pada zaman batu muda terjadi perubahan besar dalam bidang sosial budaya yang disebut dengan Revolusi Neolitikum. Revolusi Neolitikum yaitu perubahan dari mengumpulkan makanan (food gathering) menjadi menghasilkan makanan (food producing). Di samping itu perubahan dari kehidupan nomaden menjadi menetap. Masyarakat prasejarah pada masa ini menghasilkan makanan dengan cara bercocok tanam dan beternak. Jenis-jenis […]

Peninggalan kebudayaan zaman Batu Muda

Prasejarah. Zaman batu atau zaman neolitikum/neolitik merupakan zaman termuda dari urutan zamannya. Ciri khas  pada zaman ini adalah alat-alat yang dipergunakan telah diasah lebih halus dan bentuknya telah semakin baik. Pada zaman ini mulai dikenal bahan untuk membuat alat dari tanah liat. Kebudayaan neolitikum merupakan perkembangan dari food gathering ke food producing. Kehidupan semula yang sangat […]

Peninggalan kebudayaan Batu Madya

Prasejarah. Setelah kita bahas peninggalan zaman batu tua pada artikel Peninggalan purba kebudayaan Pacitan dan Ngandong, selanjutnya kita akan membahas peninggalan kebudayaan Batu Madya/Batu Tengah (Mesolitikum/Mesolitik). Zaman batu madya atau batu tengah berlangsung pada kala holosen. Perkembangan kebudayaan pada zaman batu madya berlangsung lebih cepat daripada zaman batu tua. Karena pendukung kebudayaan ini adalah Homo sapiens (manusia […]

Lihat Postingan Lainnya