Sidang Istimewa 10-13 November 1998

Pemerintahan B.J. Habibie pernah melakukan reformasi dalam bidang hukum dan perundang-undangan. Target reformasi hukum, yakni substansi hukum, aparatur penegak hukum yang bersih dan berwibawa, serta institusi peradilan yang indipenden.
Dalam reformasi hukum khususnya substansi hukum diharapkan melahirkan aturan hukum yang berwatak reformis menjamin hak-hak asasi masyarakat, demokratis, berdimensi keadilan, dan melindungi kepentingan publik.

Antisipasi Habibie

Enam bulan setelah pengangkatan B.J. Habibie sebagai presiden RI, diadakan Sidang Istimewa pada tanggal 10-13 November 1998 untuk menyiapkan jalan bagi liberalisasi politik, termasuk pemilu demokratis yang akan diadakan pada tanggal 7 Juni 1998.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam Sidang istimewa MPR 1998 dilaksanakan pengamanan secara luar biasa. Pengerahan aparat kepolisian dan TNI yang mencapai 150 SSK (Satuan Setingkat Kompi) dengan jumlah personel 15.000 prajurit ditambah dengan 125.000 warga dari berbagai organisasi kemasyarakatan.

Pam Swakarsa

Pengamanan sidang istimewa juga melibatkan warga sipil yang dikenal dengan Pam Swakarsa.
Sidang Istimewa 10-13 November 1998
Anggota Pam Swakarsa terdiri dari sebagai berikut :
  1. Forum Umat Islam Penegak Keadilan dan Konstitusi (Furkon) dengan basis di Masjid Istiqlal.
  2. Organisasi kepemudaan seperti Pemuda Pancasila. Banser (GP Ansor). Angkatan Muda Pembaruan Indonesia (AMPI), Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI).
  3. Selain dari organisasi massa, ada pula Pam Swakarsa perorangan. Mereka ini adalah perseorangan yang direkrut dari berbagai kampung di dalam dan di luar Jakarta. Bahkan sekelompok pendekar Banten juga ikut ambil bagian dalam Pam Swakarsa.

Nama asli saya Supriyadi dan populer Supriyadi Pro. Saya seorang Expert wordpress developer freelancer, content writer, editor. Memiliki minat besar pada dunia teknologi, sains, seni budaya, social media, dan blogging. Saya kelahiran suku Jawa, di Wonogiri, Jawa Tengah yang ahli bahasa Jawa dan seni gamelan. Silahkan hubungi saya lewat laman yang telah disediakan atau kunjungi website profil saya di https://supriyadipro.com

Artikel Terkait
Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Awal Mula Indonesia Merdeka

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945, Awal Mula Indonesia Merdeka

Sistem Kepercayaan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Spiritual yang Masih Bertahan

Sistem Kepercayaan Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Spiritual yang Masih Bertahan

Sastra dan Bahasa pada Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Sastra dan Bahasa pada Zaman Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia

Keindahan Arsitektur dan Seni Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Megah yang Abadi

Keindahan Arsitektur dan Seni Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Warisan Megah yang Abadi

Sistem Pemerintahan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Struktur, Pengaruh, dan Warisannya

Sistem Pemerintahan Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Struktur, Pengaruh, dan Warisannya

7 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Sejarah, Warisan, dan Pengaruhnya

7 Kerajaan Hindu-Buddha di Indonesia: Sejarah, Warisan, dan Pengaruhnya

Artikel Populer
Daftar 38 Provinsi di Indonesia Beserta Ibukotanya Terbaru
Kalender Jawa Desember 2025: Weton, Pasaran, dan Hari Baik
Zaman Penjajahan di Indonesia: Sejarah, Dampak, dan Perjuangan Menuju Kemerdekaan
Kerajaan Kutai: Sejarah, Kejayaan, dan Peninggalannya (Abad ke-4 M)
Kerajaan Majapahit (Abad ke-13 M – 15 M): Sejarah, Kejayaan, dan Peninggalannya